Malam
ini aku ingin sekali menulis tentangmu (lagi) di blog ini. Entahlah, aku tidak
tahu apa sebabnya.
Apa
karena akhir-akhir ini kita sering bertemu dan sering berkomunikasi di dunia
maya? Entahlah, keinginan ini datang tiba-tiba tanpa permisi.
Namun ketika aku
bertemu denganmu secara langsung dan tidak disengaja, hatiku terasa biasa saja.
Biasa saja = dimanakah perasaan itu? Perasaan yang membuat aku berbulan-bulan
menjadi gila, menjadi seperti orang linglung, merasa hidup di dunia hanya
sendiri dan akan mati jika tanpamu disampingku. Menghilang kemana kah perasaan
itu? KEMANA????
Apa
mungkin perasaanku sudah sangat letih memperthankan rasa setia ku kepadamu? Apa
mungkin sudah terlalu letih mempertahankan rasa kagumku kepadamu?
“Hai perasaanku.. Tolong… jangan
letih dulu, kata hatiku mengatakan dia lah yg terbaik untukku” andai aku bisa
berbicara dengan perasaanku sendiri, akan kukatakan hal itu.
Jika
perasaanku sudah benar-benar letih, sudahlah aku mengalah saja. Aku menyerah. Aku
harus menerima kenyataan dengan ikhlas.
Namun…
Apakah
masih ada laki-laki yang baiknya seperti kamu?
Apakah
masih ada lak-laki yang pengertiannya seperti kamu?
Apakah
masih ada laki-laki yang sabarnya seperti kamu?
Apakah
masih ada laki-laki yang selera humornya seperti kamu?
Apakah
masih ada laki-laki yang romantisnya seperti kamu?
Apakah
masih ada laki-laki yang mempunyai kehangatan seperti kamu?
APA
MASIH ADAAAAAAA?
Jika
masih ada, dimanakah dia? Kapan aku dipertemukan oleh Tuhan dengan orang yang
sama persisnya dengan dia? KAPAN?
Memang
aku adalah tipe orang yang egois, buktinya aku tetap menginginkan orang yang
sama persis denganmu, mantan kekasihku.

0 komentar:
Posting Komentar