Kembali lagi aku
teringat tentang dirimu. Entah kenapa aku selalu mempunyai memori yang kuat
untuk hal itu. Seakan, ada lem perekat super lengket yang begitu sulit aku
hilangkan untuk segera menghapusnya agar bisa selamanya menghilang.
Sejujurnya,
aku sudah mempunyai ‘tekat’ dan ‘niat’ yang kuat untuk melupakanmu, melupakan
semua kenangan bersamamu. Namun, aku tidak berhasil mengusir semua rasa yang
bisa dibilang “rasa suka” ku kepadamu. Aku sulit menghapusnya, sangat sulit
membuangnya keluar dari otak dan pikiranku. Semua itu secara otomatis membuat perasaanku
menjadi mati. Mati rasa.