Senin, 25 Maret 2013

Perempuan 'baru' mu


Sebulan. Dua bulan. Tiga bulan. Empat bulan. Hmmmm.

Waktu itu, aku iseng melihat akun twittermu. Timeline-mu memang agak sepi, namun aku menemukan kamu asyik mention-mention-nan dengan perempuan yang selalu membuatku kesal. Ya. Perempuan itu. Sahabatmu.


            Dan kagetnya lagi, aku menemukan sebuah mention dan tweet-mu yang menandakan itu adalah tanggal yang istimewa. Perempuan yang ku benci itu juga menulis tweet yang sama denganmu.

Tanpa basa-basi lagi aku sudah bisa menyimpulkan bahwa itu adalah tanggal jadian kalian.

Congratulation!!! “dalam hati”
∞

Perempuan itu. Hah. Aku kesal dengannnya. Jika mengingat-ingat dulu waktu aku masih bersamamu, dia sangat baik denganku dan kurang lebih dia bisa menganggapku sebagai seorang sahabat. Sepertimu

Namun apa boleh buat. Hari ini. Detik ini. Aku sudah tidak lagi bersamamu. Dan sekarang perempuan itu adalah pacarmu. Kekasihmu. Saat ini.

Jika aku tiba-tiba terpikirkan tentang perempuan itu. Aku selalu ingin mengacak-acak rambutnya mencakar-cakar wajahnya. Aku sangat kesal jika harus bertemu, melihat, berbicara dengan perempuan itu. 

Sudah berapa kali aku berbicara ‘kesal’? Ya. Itu cukup kuat untuk membuktikan ke’kesal’anku kepada perempuan itu. Apa gunanya meladeni perempuan seperti itu. 

0 komentar:

Posting Komentar