Akhir-akhir ini aku selalu hampir terlambat
mengikuti bimbingan belajar. Entah. Kenapa itu bisa terjadi? Karena aku
sekarang rupanya mempunyai hobi baru yaitu “tidur”.
Maklum efek kesepian.
Hari itu mata pelajaran di bimbelku adalah kimia.
Pelajaran yang menurutku membosankan karena aku sudah bertekat bulat masuk ke
jurusan IPS. Aku sengaja berangkat agak lambat agar aku mengikuti bimbel itu
dengan cepat.
Aku juga sengaja memelankan laju kendaraanku
menuju ke tempat bimbel, tempat bimbelku berada di gang sempit namun tempatnya
lumayan luas.
Malam itu. Di
jalan, gang bimbelku sudah mulai terlihat. Aku belok kesana dengan malasnya,
namun aku masih memelankan laju kendaraanku karena ada lampu kendaraan lain
yang akan keluar dari gang sempit itu. Sinarnya memancar jelas dan begitu
silau.
Ketika pengendara
itu mulai keluar dari gang itu aku terkejut ketika menyadari bahwa yang
memiliki lampu se-silau itu adalah kamu. Kamu yang sudah beberapa bulan ini
tidak ada kabar. Kamu yang beberapa bulan ini sudah tidak ada hubungan lagi
denganku. Kamu juga yang beberapa bulan ini bisa disebut sebagai ‘mantan
kekasih’ku.
Ketika bertemu kamu
‘dimana saja’ aku hanya mampu memandangimu, melihatmu, menamatkan pandangan
matamu yang selalu membuatku rindu. Aku tidak mampu menyapamu. Dan bisa
dibilang, aku takut sekali menyapamu.
Alhasil, kamu duluan yang selalu
menyapaku. Entah dengan kata “Haiiiii” “Woyyyy” “Sttt” Dan aku hanya bisa
menjawab “Iyaa” atau aku hanya bisa menjawabnya dengan senyuman saja.
Namun, kesempatan itu hanya datang setahun sekali. Bertemu denganmu dengan cara kebetulan itu merupakan hal yang paling langka.

0 komentar:
Posting Komentar